SELAMAT DATANG

Assalamu'alaikum Warahmatullohi Wabarakatuh

Selamat datang para pengelana dunia maya.
Selamat datang diduniaku, dunia sederhana yang dipenuhi dengan kebebasan dalam berekspresi,
namun tetap mengedepankan Ahlaqul karimah,
tanpa takut oleh tekanan dari manapun, dan jauh dari diskrimininasi budaya, hukum, martabat, derajat dan pangkat.

Ini adalah suara murni hatiku,
yang terangkai dalam dalam bentuk kata-kata,
entah jelek entah bagus, namun inilah aku yang jujur dalam berfikir dan berkata.

Moga ada guna dan manfaatnya

Amin Amin Ya Robbal Alamin

Minggu, 26 Juni 2011

Contoh MC Maulid Nabi Muhammad SAW

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ

نَحْمَدُكَ يَاذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ، عَلَى مَاأَكْمَلْتَ لَنَا مِنْ دِيْنِ الإِسْلاَمِ، وَنُصَلِّى وَنُسَلِّمُ عَلَى نَبِيِّ الْهُدَى وَالرَّحْمَةِ، الْمَبْعُوْثِ بِالْكِتَابِ وَالْحِكْمَةِ، خَاتَمِ النَّبِيِّيْنَ، وَاِمَامِ الْمُرْشِدِيْنَ،سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى أَلِهِ وَصَحْبِهِ وَأَتْبَاعِهِ أَجْمَعِيْنَ :

أَمَّا بَعْدُ.............

Hadaratal Mukarom para Habaib, wabil khusus yang mulia Habib Umar Al Mutohar dari Semarang.

Yang kami hormati para alim Ulama’, para Masyayikh dan para Kyai wabil khusus romo KH. Syihabuddin beserta keluarga.

Kepada yang terhormat Bapak-bapak sesepuh Desa Kedungbendo Sooko Mojokerto

Bapak dan ibu-ibu hadirin, kaum muslimin muslimat yang berbahagia.

Syukur Alhamdulillah, marilah senantiasa kita panjatkan kehadlirat Allah, atas nikmat yang telah dianugerahkan kepada kita, sehingga kita bisa berkumpul dan bermuwajahah bersama dalam acara peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad Saw. pada tahun 1432 Hijriyah atau tahun 2011 Masehi ini.

Sholawat maa salam, semoga tetap terhaturkan keharibaan Nabi Agung Muhammad SAW, sosok nabi Akhirul Zaman yang senatiasa kita cintai, semoga do’a syafaatnya senantiasa memayungi langkah kita menapaki kehidupan kita ini.

Hadirin yang berbahagia, berikut kami bacakan susunan acara pada malam hari ini :

    1. Acara yang pertama adalah Pembukaan.
    2. Dilanjutkan dengan acara yang kedua adalah pembacaan ayat-ayat suci Al-Qu’an.
    3. Pembacaan sholawat nabi menempati acara yang ke tiga.
    4. Acara keempat adalah sambutan-sambutan
    5. Acara puncak pada malam hari ini adalah mauidzotul hasanah, yang insya Allah akan di sampaikan Oleh Al-Habib Umar Al Muthohar dari Semarang
    6. dan acara peringatan maulid Nabi ini ditutup dengan pembacaan Do’a

Hadirin yang dirohmati Allah, melangkah kepada acara yang pertama yakni pembukaan. Marilah acara pada malam hari ini kita buka dengan pembacaan Ummul Qur’an atau Suratul Fatihah, dengan harapan semoga seluruh rangkaian acara pada malam hari ini, dapat berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan yang berarti, amin.

عَلَى هَذِهِ النِّيَةِ وَكُلِّ نِيَّةٍ صَالِحَةٍ الفَاتِحَةَ.......Disampaikan terima kasih

Melangkah kepada acara selanjutnya, yakni Pembacaan Ayat-Ayat Suci Al-Qur’an. Kepada akhina Ulil Abshor dipersilahkan.

صَدَقَ اللهُ العَظِيْمِ وَصَدَقَ رَسُوْلُهُ الْكَرِيْمُ وَنَحْنُ عَلَى ذَالِكَ مِنَ الشَّاهِدِيْنَ وَالشَّاكِرِيْنَ

Melangkah pada acara ketiga, adalah pembacaan Sholawat Nabi, yang akan dipandu oleh saudara Ahmad Rosyidin kepadanya disilahkan.

Hadirin yang berbahagia, acara selanjutnya adalah sambutan-sambutan, sambutan yang pertama adalah sambutan atas nama ketua panitia, kepada yang terhormat Ustad Ahmad Dardiri Disilahkan.

Sambutan selanjutnya atas nama sesepuh desa Kedungbendo Sooko, Kepada yang terhormat KH. Syihabuddin, dihaturkan.

Hadirin yang berbahagia, acara selanjutnya adalah Mauidzotul Hasanah yang akan disampaikan oleh Al Habib Umar Al-Muthohar dari semarang. Kepada beliau dihaturkan.

Hadirin yang berbahagia, sebagai ungkapan syukur, atas terselenggaranya acara ini, marilah kita memanjatkan do’a, yang akan di pimpin oleh Al Habib Sholeh Bin Abdul Qodir Asssegaf, Kepada beliau disilahkan.

Hadirin yang dirohmati Allah, demikianlah seluruh rangkaian acara peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW, yang diselenggarakan oleh warga desa Kedungbendo Sooko Mojokerto, kami sebagai pemandu acara, tatkala ada perkataan yang tidak berkenan disanubari, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Akhirul Kalam.

إِهْدِنَا الصِّرَاطَ المُسْتَقِيْمِ، وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ

Tata Cara dan Tata Krama MC

Selain persyaratan dan persiapan yang telah diuraikan diatas, berikut ini adalah rumus singkat dalam merangkai kata ketika berbicara didepan forum, karena salah satu syarat dasar MC adalah lancar berbicara. Prinsip berbicara bagi seorang MC dirumuskan dalam rumus “CABE”, yakni:

Clear :Jelas, langsung dimengerti dan tidak membingungkan, pengucapan kata demi kata dilakukan dengan jelas dan runtut. Agar rapi dan tidak terkesan kacau, sebaiknya naskah MC disusun terlebih dahulu dan ditata dengan rapi menyesuaikan dengan kegiatan yang akan dilaksanakan.

Audibel :Karakter suara jernih, yang dapat didengar secara baik dengan suara yang jelas, tapi tidak dengan berteriak dan ngotot. Suara powerful dan energik, tidak loyo dan tak bertenaga. Sehingga suara terdengar semangat.

Brief :Ringkas, dengan menggunakan kata-kata yang sederhana dan langsung ke inti. Tidak bertele-tele yang justru mengumbar kata-kata, sehingga audiens akan menjadi bosan.

Ease Lancar, mampu melafalkan kata tanpa tersendat. Salah satu caranya adalah berwawasan luas. Khususnya berkaitan dengan tema acara, sehingga bisa memberikan pengantar yang memikat dan menimbulkan simpati. Salah satu resep jitu bagi seorang MC adalah membaca Naskah MC berulang-ulang sebelum bertugas

Tambahan

a. Dalam moment atau kegiatan yang lain, seorang MC justru dituntut mampu menjadi penghibur. Karenanya ia harus humoris. Dengan demikian, ia akan mampu menyegarkan suasana dengan joke-joke segar, maupun guyonan-guyonan ringan. Seperti acara Reuni, ulang tahun dan pagelaran musik.

b. Untuk menghidupkan suasana, seorang MC disarankan mampu memotivasi hadirin agar tetap bersemangat. Ajakan tepukan tangan (applause), bahkan teriakan dan pekikan, bisa membantu memeriahkan acara dan memancing spirit peserta acara agar kembali bergelora. Sehingga sebuah acara akan terasa lebih hidup.

c. Agar tidak terkesan mondar-mandir, seorang MC dianjurkan untuk mempunyai tempat tugas sendiri, dengan cara disediakan meja dan estándar Mic, dan penempatannya tidak jauh dari podium utama, sehingga tidak naik dan turun panggung.

Syarat-syarat MC


Untuk mewujudkan sebuah bentuk karakter MC yang profesional, ada beberapa syarat dasar yang harus dipenuhi oleh seorang MC, sebagian diantaranya adalah :

a. Persyaratan Formal.

1. Kepribadian (Personality)

Seorang MC harus mempunyai pribadi yang baik, sopan dan santun ketika bertegur sapa, menjaga tata krama dalam berkomunikasi, sehingga audiens akan mempunyai pandangan yang positif dan akhirnya acara dapat berjalan dengan lancar, karena komunikasi yang terjalin.

2. Penampilan (Performance)

Seorang MC harus menata penampilan ketika tampil, meliputi busana yang dipakai dan perangkat kelengkapan yang digunakan, apakah sudah sesuai dengan tema acara, ataukah justru bertolak belakang. Contohnya dalam acara pengajian, untuk menyesuaikan sebaiknya kita memakai baju Koko model terbaru sehingga sesuai dengan tema acara.

3. Luwes (Flexibel)

Seorang MC harus mampu beradaptasi dengan segala macam karakter audiens dan bentuk acara, sehingga bisa menyesuaikan diri dalam setiap keadaan dan mengendalikannya..

4. Pengetahuan (Knowlegde)

Seorang MC diharapkan mempunyai pandangan luas tentang acara yang akan ia pimpin, meliputi tema acara, susunan acara dan pengisi acara. Sehingga audiens akan terasa nyaman mengikuti acara hingga usai.

b. Persyaratan non Formal.

1. Mampu berbahasa dengan baik, baik itu bahasa Indonesia, Daerah maupun bahasa Asing. Karena bahasa adalah senjata utama ketika menjadi MC.

2. Pengaturan intonasi kata-kata, karena dengan pengaturan intonasi yang baik, maka suara kita akan menjadi merdu dan nyaman di dengar. Salah satu caranya adalah meminimalisir logat daerah.

3. Memiliki karakter “Microphone Voice”, yakni suara yang enak didengar setelah melalui alat pengeras suara.

4. Mampu mengatur tehnik Komunikasi dengan orang lain.

5. Mengusai materi yang akan disajikan, meliputi rangkaian acara dan lokasi acara.

6. Mempunyai gaya dan style yang berwibawa, dengan memasang raut muka yang bersahabat, sehingga dengan bentuk MC yang anggun maka Audiens akan tertarik untuk menyimak acara.

7. Memiliki kwalitas suara yang enak didengar, alamiah, tidak dibuat-buat dan sewajarnya.

8. Memiliki karakter vokal yang jelas dan powerful, caranya adalah dimulai dengan nada dasar.

9. Tidak tergesa-gesa dalam berkata-kata. Sehingga rangkaian kata-kata yang telah tersusun tidak berantakan.

c. Persyaratan Teknis

1. Mengecek persiapan perangkat Sound System, seperti Mic dan standart mic, apakah sudah siap ataukah justru sebaliknya.

2. Membawa alat tulis menulis seperti bolpoint, blok note dan map.

3. Berada di tempat khusus yang berdekatan dengan Podium atau panggung utama.

PENGERTIAN MC

Secara singkat MC merupakan singkatan berbahasa Inggris yang tersusun dari kata Master of Ceremony. Master artinya penguasa, sedangkan Ceremony artinya acara, jadi pemahaman MC secara luas adalah pemimpin acara yang berkuasa penuh terhadap jalannya sebuah acara. Selain bermakna sebagai penguasa acara, MC juga terkadang di identikkan dengan arti pemandu acara, pengendali acara, pembawa acara, pengatur acara, penata acara dan banyak lagi julukan bagi MC. Pada bagian lain MC bertindak selaku “tuan rumah” (host) dalam suatu acara atau kegiatan/pertunjukan.

Secara garis besar tugas MC berbeda dengan protokoler/protokol. Namun, secara struktural MC merupakan bagian dari aktivitas protokoler. sehingga dapat dipahami bahwa MC adalah pembawa acara yang bertugas untuk mengendalikan jalannya acara. Sedangkan protokol adalah tata acara, yang telah dirangkai dan tersusun secara lengkap. Sehingga seorang MC akan melaksanakan tugas sesuai dengan arahan Protokoler. Namun biasanya kegiatan keprotokoleran dilaksanakan pada acara-acara resmi, seperti acara kenegaraan, pemerintahan atau kegiatan-kegiatan yang melibatkan pejabat negara, pimpinan Daerah. Karena pada dasarnya kegiatan-kegiatan resmi tersebut telah tertata dalam perundang-undangan baku dan harus dilaksanakan sesuai dengan peraturan, khusus pembahasan Protokol, dapat disimak pada bagian lain blog ini.