Sabtu, 01 Februari 2020
HARI DI KEPALA EMPATKU
Rabu, 08 Januari 2020
BAHAGIAKU KARENA ADA MEREKA
Senin, 02 Desember 2019
PADAHAL TINGGAL SELANGKAH SAJA
Minggu, 15 September 2019
AHLAN WASAHLAN SHOLEHKU
Selasa, 20 Agustus 2019
KETIKA DAN TATKALA AKU TERPASUNG
Sudah sebulan ini jalan hidupku terlunta lunta, tersiksa dan tak tau menahu harus apa dan harus bagaimana, sungguh bingung aku dibuatnya.
Pontang panting diriku mencoba mensibak badai ini, bukan hanya raga yang letih dan lelah, tapi juga jiwaku terombang ambing ketidak pastian, semua hal seperti menyiksaki secara bergantian.
Tak mungkin aku
Senin, 27 Mei 2019
BENTENGI MILENIAL DENGAN WEBSITE NU
Maraknya faham radikalisme di kalangan remaja, membuat banyak kalangan menjadi miris, terlebih kalangan Ulama sebagai benteng terakhir pengawal nilai nilai NKRI Harga Mati.
Dengan berbagai upaya dan cara, di laksanakan lah pelbagai cara untuk memperkuat sendi sendi pemersatu bangsa dj kalangan para pemuda, salah satu upaya yang dilaksanakan adalah pengkaderan jiwa jiwa muda dalam Nahdlatul Ulama
Selasa, 30 Januari 2018
Kamis, 21 September 2017
AGENDA KARNAVAL SEPTEMBER
TER UPDATE
Jadwal Karnaval Suroan dan Festival Tahunan 2017
Wilayah Malang Raya
21 September- Banjarrejo - Pagelaran
21 September- Wonosari - Gunung Kawi
23 & 24 September - Lowokjati Baturetno Singosari
24 September- Mergosono - Kota Malang
24 September- Tlogowaru - Kota Malang
24 September- Mulyoasri - Ampelgading
24 September- Kepatihan Pamotan - Dampit
24 September- Ardimulyo - Singosari
24 September- Bulukerto - Kota Batu
21 September- Balearjosari - Kota Malang
24 September- Cemorokandang - Kota Malang
24 September- Jatisari - Tajinan
27 September- Songgoriti - Kota Batu
28 September- Karanganyar -Poncokusumo
28 September- Sawahan - Turen
30 September- Lesanpuro - Kota Malang
30 September- Pidek - Gondanglegi
30 September- Kemulan - Turen
30 September- Tunjungsari - Bantur
01 Oktober- Putat Kidul - Gondanglegi
01 Oktober- Codo - Wajak
01 Oktober- Pandanrejo - Wagir
01 Oktober- Mendalanwangi - Wagir
04 Oktober- Jatiguwi - Sumberpucung
04 Oktober- Pandanlandung - Wagir
07 Oktober- Wonokerto - Bantur
08 Oktober- Arjosari - Kalipare
08 Oktober- Polowijen - Kota Malang
08 Oktober- Pajaran - Poncokusumo
08 Oktober- Merjosari - Kota Malang
08 Oktober- Kenongo (Sumbersuko) - Wagir
11 Oktober - Pesona Gondanglegi Star MAN Gondanglegi (Putat Lor) Finish Kantor Kecamatan Gondanglegi
Selasa, 05 September 2017
TUGAS SBK KELAS 8 MTs ANNUR
2. Gambar Asimetris
3. Gambar Sentral
Masing-masing contoh gambar minimal berjumlah 2 gambar, semuanya di tata rapi di kertas volio atau lertas F4. kemudian di print (Boleh warna atau hitam putih)
![]() |
| Contoh Gambar Simetris |
Silahkan kerjakan tugas SBK dengan baik, agar mendapatkan Nilai yang Maksimal
Terima kasih atas perhatiannya.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb
Senin, 04 September 2017
TUGAS KELAS 9 MTs ANNUR
TUGAS MATA PELAJARAN SBK KELAS 9
Untuk melengkapi nilai pelajaran SBK, seluruh Siswa kelas 9 di harapkan membuat tugas Kreasi Tulisan Grafiti dengan bahan dasar kertas Asturo untuk lebih jelasnya silahkan baca keterangan di bawah ini :
A. Bahan Tugas
1. Kertas Asturo 3 lembar (warna beda)
2. Lem kertas (Glukol)
3. Gunting kertas
4. Penggaris
B. Pembagian Tugas
Dalam pembagian tugas, setiap kelompok wajib membuat kreasi tulisan dengan bahan dasar kertas Asturo, setiap kelompok dengan kelompok lainnya berbeda tulisannya, sehingga di harapkan bisa bersaing untuk mendapatkan kreasi terbaik dan Minggu depan akan dipresentasikan.
Adapun pembagian Tugas adalah
Kelompok 1 membuat tulisan "KEAMANAN"
Kelompok 2 membuat tulisan "KETERTIBAN"
Kelompok 3 membuat tulisan "KEINDAHAN"
Kelompok 4 membuat tulisan "KEBERSIHAN"
Kelompok 5 membuat tulisan "KEKELUARGAAN"
C. PRESENTASI
Setiap kelompok wajib mempresentasikan hasil tugasnya di depan kelas Minggu depan atau hari Selasa tanggal 26 September 2017. Jika pada tanggal tersebut tidak dapat mempresentasikan hasil kelompok nya maka seluruh anggota kelompok akan menjadi mendapatkan sanksi dari Guru SBK
D. PEMBAGIAN KELOMPOK KELAS 9 C
Kelompok 1
Lina
Mawar Dani
Lela#
Uslifatul
Yulia
Kelompok 2
Vina
Rohmah
Naza
Endri
Aziz #
Kelompok 3
Dicky
Adit #
Dimas
# = Ketua Kelompok
Sabtu, 08 Juli 2017
Kamis, 02 Februari 2017
KREASI LAMPU HIAS DARI STIK ES CREAM
Ini adalah hasil karya dari anak Didik saya kelas 9 MTs Annur, bahan yang d gunakan adalah Stik es krim, lem, kabel, lampu dan jek listrik
Sabtu, 31 Desember 2016
SAAT BIDADARIKU HADIR
Anakku, aku buat catatan ini, agar engkau kelak membacanya dan mengerti proses ia hadir di dunia
02.30
Aku dibangunkan istriku karena perutnya yang sakit melilit, tulang belakang dan leher terasa sakit, aq bantu dengan pijatan pijatan ringan di punggung, Hingga ia merasa nyaman dan melanjutkan tidur.
03.30
Ia kembali bangun, kali ini ia bilang ada cairan jernih yang kental keluar, aq dan istri sama sama bingung apakah ini ketuban ataukah cairan biasa. Aq merasa ini saatnya, aq bantu meringankan dengan memberikan minuman. Air putih dan sesendok madu murni
05.01
Usai sholat subuh Aq bergegas mengantar istriku menuju ke bidan langganan keluarga, untuk melakukan pemeriksaan, setibanya di klinik Bidan tersebut awalnya pembantu bidan bilang, bahwa kemungkinan ini hanyalah keputihan biasa, namun setelah di periksa secara intensif oleh bu Bidan, ternyata istriku sudah masuk tahap Pembukaan 1. Seketika itu aq panik dan tak tau apa yang harus aku lakukan, lantas aku pamit sebentar kepada istriku, sembari mengembalikan mobil yang aku bawa, sambil mengambil keperluan persiapan melahirkan.
10.20
Setelah menunggu hampir 4 jam lamanya, tetapi tetap saja tidak ada perubahan, istriku hanya tergolek lemas, hanya sesekali merasakan nyeri di perutnya, tiba-tiba saat itu ibu mertuaku hadir memberikan Do'a restu nya, sambil beruraian Air mata, beliau mendampingi istriku
14.29
Entah ada apa ini, hingga saat ini pembukaan masih satu saja, dari alasan yg di kemukakan ibu bidan, istriku lapisan pelindung bayi telah sobek dan pecah, sehingga harus didorong keluar, sebab jika di biarkan maka akan membahayakan bagi janin bayi, entah aq manut mawon, yg jelas saat ini aq udah ga enak bersikap, Mules n mumet semua menyatu, saat itulah kakak iparku hadir, memberikan suport agar tetap bertahan, meski awalnya Bidan memberikan rekomendasi agar istriku dibawa ke Rumah Sakit, tapi akhirnya diurungkan dan bersiap melakukan persalinan secara normal. Bidan memberikan semacam obat perangsang agar memudahkan persalinan, akhirnya kontraksi semakin intens, tiap menit rasa sakit terlihat mencengkeram nya. Ta tega melihat nya.
15.30
Rintihan sakit saling bersahutan, menunjukkan betapa menderitanya ia, air mata tak henti-hentinya berkibar cucuran, jujur andaikata boleh memilih, aq sementara ingin keluar dulu, agar tak mendengar dan melihat ia begitu menderita, bukan karena aq tak peduli, namun aq tak tega melihatnya merana sedemikian rupa. Ya Allah sakit nian rupanya, apalagi ini adalah kelahiran yang pertama, tentunya rasa sakitnya amat terasa. Akhirnya meski hati terasa tercabik cabik, aq kuatkan mental dan hati untuk mendampingi nya di segala kondisi dan suasana, aq teguhkan ia agar mampu bertahan dalam perjuangan hidup dan mati
17.00
Tak tanggung-tanggung, tiga orang saudara-saudara istri ku yang membantu proses melahirkan ini, semua naik keatas ranjang persalinan, ibarat pergulatan jagoan dunia persilatan atau serial pertarungan Smack Down, semua saling berdoa sekuat tenaga, agar berjalan dengan lancar. Istriku terlihat betul-betul payah, Nafasnya tersengal-sengal dan keringat dingin terus bercucuran. Masya Allah, benar benar perjuangan hidup dan mati.
17.54
Tepat jelang adzan magrib berkumandang, Bu Bidan berkata memberikan instruksi, sedikit lagi... Ayoo.. ndak usah di tahan, tarik nafas dalam-dalam dan keluarkan semua tenaga. Dan akhirnya tepat disaat adzan Magrib berkumandang, sesosok bayi mungil yang masih tersambung ari-arinya, telah berada dalam gendongan Ibu Bidan, air mataku langsung bercucuran deras, Subhanallah, tak terkira bahagia ku disaat itu, aku cium tangan istriku sembari berucap, terimakasih sayangku... Usai di potong ari-arinya, anaku langsung ditempatkan di atas gendongan istriku, konon agar terikat batin. Aq tak mau kemesraan kedua bidadari ku ini, sambil aku lantunkan adzan di telinga kanannya dan iqomah di telinga kirinya. Masya Allah, lengkap sudah kebahagiaan ku saat ini. Istri cantik jelita dan putriku yang mempesona.
"Wahai manusia nikmat apa yang engkau ingkari dari tuhanmu, sedangkan semua nikmat berasal dan datang dari tuhanmu.."
Aku Mencintaimu Istriku
Pipit ku....
Sosok kesederhanaan dalam balutan keanggunan seorang wanita, tidak mengagungkan keangkuhan meski banyak potensi yang ia punya, sungguh anugerah tak terhingga yang aku miliki, disaat aku berlumur dosa, tapi Allah memberikan aku pengingat penuntun dan pembawa kesejukan...
Istriku...
Maafkan atas semua kesalahan dan ke khilafanku nggih... Aq mencintai mu
Rabu, 12 Oktober 2016
SETAHUN PERJALANAN
Alhamdullilah, genap setahun perjalanan kisah cinta ini, genap setahun aq bersanding dengan wanita cantik ini, dan genap setahun sudah lika-liku perjalanan rumah tangga kami jalani. Suka dan duka seakan berjalan beriringan membayangi langkah kami berdua, namun sepertinya lebih banyak sukanya ketimbang dukanya, maklum saja... Masih pengantin baru, semua terasa indah....
Jujur saja, disaat-saat yang hening, kala ia terpejam setelah seharian beraktivitas, aku pandangi wajahnya yang Ayu, cantik... Sungguh cantik istriku, meski tanpa balutan make up pun ia tetap cantik, beruntung nian aku menjadi suaminya. Entah berapa kali aku merayunya dengan kalimat kalimat romantis, tapi seketika itu juga ia hanya bilang dengan santai, nggih matur suwun "hadza minfadli Robbi..." sambil nyengir menggoda.
Ah perjalanan hidup itu memang amat susah ditebak arahnya, apalagi jika kita membahas tentang jodoh, maka tak ada satupun piranti canggih yang sanggup menguak garis jodoh kita kelak. Begitu juga kisah jodohku, aku dan istriku sama-sama tak mengenal diantara satu dan yang lain.... Kami hanya percaya bahwa ini adalah jawaban do'a-do'a kami, meski jujur mawon, di awal awal kami membina rumah tangga, kami tak merasakan indahnya bulan madu, kami tak merasakan jatuh cinta. Entah kenapa... Yang jelas kami masih sama-sama berusaha mengenal dan memahami pasangan kami, meski latar belakang yang sama-sama pesantren, ternyata bukan jaminan mempercepat dan mempermudah komunikasi. Namun Alhamdulillah, berkat kesabaran kami masing-masing dan Do'a orang tua juga guru-guru kami terbukalah pintu hatiku dan hatinya, kini hati kami saling bertaut, saling merindukan dan saling mencintai.
Subhanallah... Sungguh istimewa drama percintaan kami, tanpa diawali dengan percintaan bahkan di mulakan dengan paksaan, kisah cinta ini justru bergulir dengan indah, Alhamdulillah... Saat aku tulis kisah iniSWT. Kami sedang harap harap cemas, menantikan kehadiran si buah hati, yang sedang bersembunyi cantik di rahim istriku, dia sudah berumur 6 bulan. Doakan ia dan ibunya sehat dan selamat, dan tetap dalam lindungan Allah SWT.
Jumat, 24 Juni 2016
Selasa, 24 Mei 2016
CANTIKNYA ISTRIKU
Tujuh purnama sudah aku dan istriku lewati masa-masa awal membina rumah tangga, jujur saja hingga tulisan ini aku buat, aku masih tak percaya jika aku sudah punya istri, sesekali aku mencuri pandang terhadap wajahnya yang manis, aku bertanya kepada diriku sendiri, benarkan gadis manis ini istriku, ternyata jawabannya tetap, gadis bermata indah ini adalah benar-benar istriku.
Subhanallah, sungguh beruntung tiada rugi diriku, bisa bersanding selamanya dengan dia, parasnya yang elok, pekertinya yang santun, keilmuannya yang tinggi, hingga sifat qona'ahnya yang tiada terkira, membuat diriku selalu jatuh cinta di setiap waktu.
Meskipun di dua purnama awal adalah masa-masa terberat dalam hidup kami, namun aku yakin ini adalah proses menemukan jati diri pernikahan yang dilandasi iman, taqwa juga cinta, ya cinta... Karena bagaimanapun sebuah mahligai rumah tangga akan menjadi pincang jika cinta bertepuk sebelah tangan, sama halnya dengan aku, butuh waktu hingga 3 purnama untuk bisa menyatukan hati ini, tapi aku tak patah arang karena tak mungkin aku temukan sosok sebaik ini di wanita lain, oleh karenanya harus aku pertahankan sekuat tenaga dan kesabaran harus ekstra.
Kesabaranku berbuah manis, sedikit demi sedikit terbukalah tabir keindahan cinta, hati kami saling berpaut, cinta, rindu, asmara, berbunga dan ribuan sanjungan cinta, menggelora di segenap jiwa. Aku seperti baru merasakan sebenarnya pengantin baru, yaaa setelah 3 bulan baru kurasakan nikmatnya menjadi suami dan istri...
Kini disaat-saat hening seperti ini, aku tatap wajah istriku dalam-dalam, aku amati tanpa bosan, sambil berguman dalam hati "Subhanallah, cantik nian istriku ini...."
Jumat, 06 November 2015
SATU PURNAMA BERSAMA DIA
Alhamdulillah...
Alhamdulillah...
Alhamdulillah...
Sujud syukur ku tersembahkan kehadlirat Ilahi robbi, atas segala nikmat yang aku reguk disaat ini dan semua anugerah keindahan yang kurasakan disaat ini.
Setelah sebulan lamanya tak ku sentuh "buku harian" ini, akhir nya ingin ku isi lagi dengan pengalaman yang kulewati, akan kucoba uraikan sedikit Tentang momen terindahku sebelum, sesudah dan disaat acara berlangsung...
SEBELUM
Sehari sebelum pelaksanaan pernikahan, adalah sebuah pengalaman yang paling mendebarkan dalam hidupku, tak pernah aku alami sebuah fase nervous yang sedemikian tingginya, aku betul-betul seperti bukan diriku, yang mudah panik, perut mules, malas makan dan mudah ngelamun, hingga yang paling detail pun aku merasa kacau, untunglah semua sudah tertata rapi dan persiapan sudah berjalan dengan baik sehingga semua tingga eksekusi saja. Mulai dari terop, sound, konsumsi dan undangan semua sudah tersusun dengan baik. Ini semuanya didukung sama kekompakan keluargaku dan dukungan dari para kolega dan sahabatku...
Entahlah, tapi begitu besar dukungan moral dan juga material dari mereka membuat aku terharu, apalagi disaat mereka berkata "awakmu iku sing paling sregep ngewangi dulur lan kancane, saiki gantian awakmu sing ta ewangi..." matur suwun dulur. Sehingga disaat malam jelang hari H, kemeriahan tampak begitu terasa karena semua berkumpul di rumahku, canda tawa dan suka menghiasi semua sudut rumah ku. Apalagi dikala para sedulur laki laki berkumpul di depan rumah menghiasi mobil pengantin, semua tampak gembira dan bahagia sehingga mobilnya mas imam jadi tampak unik dan keren.
PADA SAAT PELAKSANAAN
pagi buta sekitar pukul 2 dini hari, aku terjaga dari tidurku, bukan karena aku terganggu sepi dan hening, tapi justru Karena aku gelisah, takut dan sepi. Aku susuri semua sudut rumahku, terlihat berantakan dan ga karuan, juga terlihat saudara dan family semua terkapar kelelahan, semua demi aku... Ya Allah begitu besar pengorbanan mereka demi membahagiakan aku, lalu aku ambil air wudlu dan kuteruskan dengan qiyamul lail, sholat tahajud, hajat dan witir. Lama nian sholatku kali ini... Sepertinya hati ku benar benar gusar tiada tara, hari yang selama ini aku tunggu selama ini ada didepan mata... Ya ada di depan mataku.
Selasa, 29 September 2015
SEHARI JELANG RESMI
Hari ini...
Tepat sehari sebelum ikrar ini terucap, gundah gulana tiada terkira. Semua menyatu menjadi satu panik dan bahagia seakan bergantian menari. Aku takut sekaligus bangga, masa lajangku aku tuntaskan dengan baik, meski umur terbilang udzur namun tak apa daripada tidak sama sekali.
Apakah perasaan seperti ini yang melanda setiap calon pengantin baru... Berarti sungguh tersiksa batin dan perasaannya... Karena di landa kecemasan dan kepanikan yg luar biasa, tensi jantung yang selalu kencang, kadar emosi yg selalu meninggi hingga konsentrasi yang kerap kali pudar.
Namun konon katanya, semua akan terbayarkan esok hari, disaat malam menjelang dan halal menjadi hak kita, disaat itulah surga dunia benar-benar kita rengkuh dan kita miliki, katanya sih aq juga ga tau karena sekarang masih jam 2 siang, besok malam baru aku buktikan kata orang2 tersebut...
Pipit... Aku datang cintaku...


