SELAMAT DATANG

Assalamu'alaikum Warahmatullohi Wabarakatuh

Selamat datang para pengelana dunia maya.
Selamat datang diduniaku, dunia sederhana yang dipenuhi dengan kebebasan dalam berekspresi,
namun tetap mengedepankan Ahlaqul karimah,
tanpa takut oleh tekanan dari manapun, dan jauh dari diskrimininasi budaya, hukum, martabat, derajat dan pangkat.

Ini adalah suara murni hatiku,
yang terangkai dalam dalam bentuk kata-kata,
entah jelek entah bagus, namun inilah aku yang jujur dalam berfikir dan berkata.

Moga ada guna dan manfaatnya

Amin Amin Ya Robbal Alamin

Jumat, 05 Januari 2024

SELAMAT ULANG TAHUN ELSA SANG BIDADARI KECILKU

Alhamdulillah, sekarang engkau sudah beranjak semakin dewasa wahai gadisku...

Maafkan bapakmu yang hanya mampu bisa memberikan hadiah kecil dan sederhana ini, hanya untaian Do'a dan harapan, semoga engkau dimasa depan mampu dan bisa menjadi anak yang Ngabekti marang tiyang sepah, anak yang manut dan nurut sama guru...

Elsaku... disaat engkau lahir, bapak dan ibumu menangis bahagia, kehadiranmu membawa dan melengkapi kebahagian keluarga kecil ini, Alhamdulillah engkau terlahir dengan membawa rejeki yang tak ternilai... dengan segala yang ada didunia ini... teruslah tumbuh menjadi anak yang Sholihah yang bisa mendoakan bapak dan ibumu ini anakq...

ketika engkau lahir, dan saat kulantunkan Adzan di telingamu, ada satu Doa yang aku panjatkan Nak... dalam doa itu, bapakmu ini memohon lagi sangat, Ya Allah.. jadikan anak ini menjadi anak yang sholihah, yang mampu mendoakan dan menyelamatkan bapaknya dari siksa neraka, berikan ia kemampuan melantunkan Alqur'an di atas pusaraku kelak.

Elsa... Engkau adalah cinta kedua bapak setelah ibumu Nak,,,, selamat Hari Milad nggih... Kadonya ntar saja... kalo pean wis Gede....  he he he

 

Rabu, 02 Maret 2022

ANGAN DAN MIMPI HAMBA TELAH TERWUJUD

        Syukur alhamdulillah, semua cita-cita dan keinginanku sedari dulu, untuk bisa mempunyai Mushola sederhana dan bisa berada disebelah rumah telah tercapai, ini semua murni Anugerah dan Hadiah dari Allah SWT atas doa doa kami selama ini, perjuangan yang begitu berat, panjang dan mungkin melelahkan, akhirnya kini telah terbayar lunas, meskipun pada awalnnya banyak pihak yang mencibir dan sinis kepada kami, karena membangun Mushola di tengah tengah kawasan yang minim pengetahuan Islamnya, namun justru itulah yang justru menjadi cambuk keras bagi kami agar semakin keras berusaha untuk bangkit untuk meraih cita cita kami. 

    

    Namun meski demikian, banyak juga pihak yang telah membantu kami, baik dalam bentuk dana, barang dan juga tenaga, semua berpadu untuk mewujudkan mimpi besar kami, membangun mushola, jika di lakukan rekaiptulasi pengeluaran yang dibutuhkan untuk membangun Mushola ini, setidaknya dana yang di keluarkan sekitar 270 Juta lebih, dengan perincian, 110.000.000 dalam bentuk uang Cash, dan sisanya berbentuk barang, Mulai Pasir, Koral, Kayu dll. 
    

        Alhamdulillah, semua berjalan dengan lancar, kurang lebih pembangunan fisik berjalan sekitar 6 Bulan, dan proses pengecatan berjalan sekitar 1.5 Bulan. 

        Alhamdulillah semua lancar tanpa kendala apapun, hingga saat ini kami masih mempunyai tanggungan hutang di toko bangunan sekitar 2 juta Rupiah. semoga perjuangan kami bisa bermanfaat bagi orang banyak dan mbarokahi bagi semuanya... 


amien amien ya Robbal Alamien

Pembangunan tuntas pada Tanggal 18 Desember 2021



Rabu, 30 Juni 2021

TERIMA KASIH SAYANGKU

Baru enam tahun kami lewati Titian rumah tangga ini, suka dan duka sudah kami hampiri, semua seakan menjadi Madrasah bagi kami berdua agar menjadi lebih baik dan terus membaik. Berawal dari pernikahan tanpa adanya pacaran Alhamdulillah saat ini hari hari kami diisi dengan hubungan romantis. Canda tawa khas santri kerap kali menghiasi tawa kami.

Semoga perjodohan ini akan berlanjut hingga akhirat nanti.

Terima kasih sayangku telah sabar menemani hari hariku, tolong temani aku sampai kapanpun dan dalam kondisi apapun, dan akan kutemani engkau hingga kapan pun itu. Terima kasih sayangku...

Minggu, 24 Mei 2020

LEBARAN DIMASA KECEMASAN

Lebaran di tahun 2020 ini, terasa amat sangat berbeda, wabah corona telah menyebar keseluruh antero negeri bahkan keseluruh penjuru negara di Dunia, entah berapa Ribu nyawa yang melayang karena penyakit ini, dan berapa kegiatan usaha yang gulung tikar akibat virus ini.sehingga patutlah kiranya wabah ii dikatakan sebagai wabah Global, wabah yang mendunia, bahkan tak ada satupun negara di Dunia ini yamg selamat dari cengkeramannya. 

Berbicara kembali tentang Lebaran dimasa Pandemi ini, rasanya sungguh menyesakkan dada, bagaimana tidak, lebaran yang seharusnya menjadi saat saat yang berbahagia bagi kami, karena telah menang mengekang hawa nafsu selama sebulan penuh, ternyata saat ini kami masih harus di kekang kembali entah sampai kapan, bahkan untuk sekedar bersilaturohmi. 

Meski batin kami berontak, tapi ini adalah solusi terkahir yang kudu kami terima, karena kami tidak punya pilihan lain... kami dipaksa untuk menerima kenyataan, meski kami tidak tahu kenapa mesti ada virus ini, dari mana ia berasal dan untuk apa ia diciptakan. 

tatkala melihat orang orang sepuh yang berusia lanjut, hati ini terasa terkoyak, sebab yang paling rentan terkena virus ini adalah para manula, karena secara kesehatan mereka telah berkurang drastis sistem kekbalan tubuh mereka, sehingga tatkala mereka terkena virus ini, maka 


Jumat, 13 Maret 2020

ENTAH HINGGA KAPAN AKU KAN BERTAHAN

Entah...

Kenapa Deretan ujian yang datang singgah di kehidupanku begitu rapi mengoyak-oyak batin, perasaan dan hatiku, aku yang hanya manusia biasa hanya bisa tertunduk lemah dan pasrah.

Entah...
Kenapa aku yang baru bisa tersenyum bahagia menggapai cinta, harus tersandung, terjatuh dan tersungkur berkali kali. Apakah aku masih kurang ikhlas menerima ujian ini.

Entah...
Kemana mereka yang selama ini aku bantu, mereka yang selama ini mengaku kawan kepadaku, dia yang mengaku sebagai saudara ku, ternyata hanya kata kata pemanis di lidah yang akhirnya meninggalkan aq dalam keterpurukan.

Entah...
Kemana lagi aku harus mengadukan nasib ini, aq malu kepada para kekasihku yang selama ini ikhlas mencintaiku, istriku tersayang dan kedua buah hatiku. Mereka hanya menjadi korban atas ke goblokanku.

Entah...
Sampaikan kapan aku terus menerus menjadi cemoohan di sudut sudut obrolan perkumpulan, padahal tiap kali mereka meminta bantuan,  tak sekalipun aq menolak...

Entah sampai kapan aku kan bertahan

Sabtu, 01 Februari 2020

HARI DI KEPALA EMPATKU


Syukur Alhamdulillah tak henti hentinya aku panjatkan kepada-Nya, atas beragam anugerah yang selama ini aku reguk dan nikmati, terlalu banyak keindahan yang aku hirup, hingga tak mampu sedikitpun aku torehkan dalam bentuk tulisan, karena saking banyaknya anugerah hidupku.

Sejatinya tak layak aku meminta dan memohon kembali atas keanugerahan yang selama ini ada, karena semua yang aku impikan telah ada di depan mata, Keluarga yang harmonis, Istri yang jelita dan nriman ing pandum, anak anakku yang lucu dan sehat, keluarga besar ki yang kompak dan rukun, tugas dan pekerjaanku yang dinamis, sungguh semuanya seperti deretan skenario indah yang bisa dijalankan dengan runtut.

Allah Subhanahu wataala, begitu adil, menempatkan diriku diposisi ini, meski lembaran rupiah tak pernah aku himpun dalam jumlah besar, namun syukur Alhamdulillah rejeki yang aku terima dalam bentuk yang lain justru datang berlimpah. Mulai kesehatan, kebahagian dan kebaikan kebaikan lainnya.

Di hari ulang tahun yang memasuki kepala empat ini, jika Allah berkenan memberikan anugerah kepada hamba-nya yang dzalim ini, ingin sekali hamba mempunyai hunian yang sederhana namun layak untuk menghormati tamu, sebagai mana maha guru di Lirboyo, yang membangun istana semata mata untuk menghormati tamu yang hadir. Semoga Allah meridloi, dan semoga Allah senantia menjagaku dalam Ketaatan, kesilaman dan ketaqwaan, sehingga disaat sudah saatnya aku kembali menghafap-Nya, aku mempunyai bekal Khusnul Khotimah dan mempunyai budi yang akan di kenal dan kekal selamanya. Semoga...

Selamat ulang tahun untuk dirimu sendiri...

Kate post 30 Januari 2020

Rabu, 08 Januari 2020

BAHAGIAKU KARENA ADA MEREKA

Aku cukup bahagia dengan nikmat yang sekarang aku terima, tak usah merana meski tanpa istana, tak usah menangis meski batin teriris...

Biar waktu yang akan berbicara, bagaimana adilnya Gusti Allah terhadapku

Senin, 02 Desember 2019

PADAHAL TINGGAL SELANGKAH SAJA

Beberapa hari ini, batin dan pikiranku seperti tersiksa dan dipermainkan, padahal sebuah prestasi indah hampir saja aku raih, dengan modal kekayaan yang ala kadarnya, aku mampu dan bisa memiliki rumah idaman meski hanya diangan.

Ya... Istana sederhana yang bernama rumah hampir saja aku miliki, sebuah rumah di tempat yang Insya Allah Barokah hampir saja segera aku bangun dan tempati. Tidak besar apalagi mewah tempat yang aku impikan, hanya sebuah gubug sederhana yang bisa di gunakan untuk tidur dan bercengkerama dengan istri dan anakku.

Namun sayang beribu sayang, niatku terjegal dan dihalangi orang yang tak suka dengan keberhasilan dan kesuksesan yang akan aku jelang, dengan cara yang tidak jantan dan menyakitkan, di hasutlah orang orang yang berniat membantuku, alhasil dengan beribu dalih yang tak ada hubungannya, dikait kaitkan dengan hukum agama, sehingga pupuslah harapanku.

Entah apa salahku, hingga harapanku untuk membahagiakan istri harus kandas, padahal aku tak tidak pernah merugikan siapapun, sedikitpun aku tidak pernah merugikan siapapun, ingaattt aku ta merugikan siapapun...
Jika mengenang dan membayangkan masalah ini, sakit sekali... Padahal kelak ketika aku akan membangun rumah, aku tidak akan mengemis memelas dan menangis akan meminta minta bantuan dari mereka, aku hanya ingin dan sekedar ingin mempunyai rumah tanpa jualan Do'a, tabur pahala dan mengemis dengan nama agama. Aku tidak ingin dzolim pada orang lain, lebih baik punya rumah rumah yang asli rumah, dari pada rumah berkedok pahala. Aku ingin jujur pada dunia dan siapa saja bahwa dengan kejujuran pun aku mampu dan bisa membangun Istana.

Sekali lagi, sakit niat hati ini, di cederai dengan cara yang tak patut dan memalukan seperti ini. Terima kasih dulur, panjenengan menunjukkan bagaimana aslinya wajah panjenengan, wajah dengki yang berkedok agamis...

AHLAN WA SAHLAN HAFELKU

Selamat datang anakku

Minggu, 15 September 2019

AHLAN WASAHLAN SHOLEHKU

Sebenarnya banyak sekali yang ingin aku ungkap dalam tulisan ini, karena tahapan dan perjuangan kami untuk lulus dalam ujian ini sangatlah berat amat sangat berat dan panjang.

berawal dari sebuah malam di hari selasa di awal bulan Agustus, Istriku yang sedang hamil di bulan ke 6, tiba-tiba mengeluh karena mengeluarkan cairan yang bewarna putih bening, rasa kawatir dan takut membaur menjadi satu, karena menurut perhitungan Bidan, kehamilan ini terlalu dini dan awal, sehingga sangat beresiko. 

Tak mau mengambil pusing akhirnya saya bawa istri dan anak semata wayang kami menuju Ibu Bidan Dsa yang tak jauh jaraknya, namung sayang setelah kami ketuk pintunya berulang-ulang, pintunya tak juga dibuka.

akhirnya kami memutuskan untuk pergi ke rumah Bida DEsa sebelah yang kebetulan menjadi langganan kami berkonsultasi, hawa dingin yang menerjang dan pekatnya malam tak kami hiraukan demi keselamatan istri dan janin yang dikandungnya, Alhamdulillah setelah kami sampai di kediaman sang bidan, beliau sudah siap sedia karena sedang menangani ibu ibu yang sedang melahirkan, namun sayang, jawabannya tidak begitu membahagiakan kami.

Dengan usia kandungan yang sangat terlalu muda, bu Bidan tidak mau berandai andai, beliau memberikan rekomendasi agar segera menuju Rumah Sakit agar segera di periksa secara intensif dan maksimal. akhirnya kami segera menuju Rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan secara maksimal. kami memilih RSI Gondanglegi sebagai pilihan pertama, Selama tiga hari Istri saya tercinta di rawat secara Intensif di ruang perawatan Ibu Meahirkan, namun sayang jawaban yang tak kami harapkan kembali hadir, Prediksi Bu Dokter yang melakukan USG mengatakan bahwa Air ketuban IBu terlalu banyak yang keluar sehingga membahayakan bagi janin, sehingga Ibu harus istirahat total hingga bayi mencapai berat badan yang ideal dan siap untuk dilahirkan. JikaTidak, janin tidak tertolong atau lahir dalam keadaan yang tidak diinginkan, lunglai rasanya mendengar penjelasan itu. 

Setelah itu, Istriku betul betul Istirahat total, apapun yang menjadi tugasnya aku yang melakukan, hingga buang air kecil sekalipun aku yang membantu, semata mata agar ia bisa istirahat. 

Hampir sebulan lamanya Istriku beristirahat secara penuh, hingga pada suatu malam, ketuban yang selama ini ia tahan ternyata keluar kembali, rasa takut kembali mengemuka, akhirnya kami sepakat untuk berobat kembali ke Rumah Sakit yang lebih besar dan perawatan yang lebih maksimal, pilihan kami jatuh pada RSUD Kepanjen Malang. 

Rasa trenyuh dan kasihan pada kondisi istriku kembali hadir, belum genap satu bulan pergelangan tangannya lepas dari jarum Infus, kembali dihari ini akan di masukan, namun dengan santai dan tegar ia hadapi semua itu dan sesekali tersenyum menenangkan saya. Meski saya tahu ia dalam kondisi Yang sangat terpuruk.

Tiga hari lamanya ia terbaring di ruang perawatan ibu hamil dan melahirkan, dan selama itu pula, rasa cinta dan sayang kami seakan terpupuk kembali, saya semakin mencintai istriku, disaat saat yang kurang menyenangkan. Usai mendapatkan perawatan intensif selama tiga hari, istriku di perkenankan pulang. Sebuah moment bersejarah saya saksikan pada saat istriku di rawat di Rumah Sakit, Ibu mertuaku datang nyambang anak tersayangnya, disaat pertama kali bersua, keduanya berpelukan dengan erat, kasih sayang yang selama ini tertahan mereka luapkan bersama, air mata ini tak mampu bertahan hingga beberapa butir air mata menetes perlahan di pipiku, aq beranjak pergi, agar tidak mengganggu kesakralan silaturahim antara Istriku dan ibu mertua.

Dihari terakhir perawatan istriku dites secara intensif melalui USG di ruang khusus, dalam pemeriksaan tersebut, dilihat secara visual kondisi janin, dan diakhir pemeriksaan tersebut, dokter spesialis kandungan itu berujar jika secara fisik anakq belum siap, baik segi berat badan maupun yang lainnya, namun jika dilihat dari detak jantung nya, ia sangat sehat. Namun saran dari dokter sebisa mungkin janin ini dipertahankan dengan Bed rest total, harus dengan istirahat penuh, tidak boleh beraktifitas apapun.... Iya apapun... 

Akhirnya setelah berkemas dan mendapat izin dokter yang selama ini merawat, istriku diizinkan untuk pulang, tapi atas saran ibu mertua, istriku diminta untuk perawatan di rumah Singosari saja, tapi itu jika Aku memberikan ridlo atau izin, aku tersentak hingga sebegitu hurmatnya ibu mertuaku kepada menantunya, hingga untuk urusan izin merawat putri kandungnya harus mendapat ridlonya, aku meng iyakan saran ibu, karena dengan perawatan dari ibu, maka aku jadi lebih tenang, karena secara fisik mauoun psikologis, istriku jagung bisa istirahat. Dan akhirnya istriku akhirnya di jemput kakaknya untuk pulang ke Singosari, dari kejauhan mataku berkaca-kaca, merasa bersalah dan berdosa tak mampu menjaga dan melayaninya, hingga disaat membutuhkan kasih sayang seperti ini aku tak mampu melayaninya. 

Setelah istriku di jemput oleh keluarganya, aku beraktifitas sebagaimana biasa, karena setumpuk pekerjaanku tidak mungkin aku tanggalkan begitu saja, akhirnya untuk mensiasatinya, setiap hari hingga larut malam semua tugas aku selesaikan agar di hari kamis dan Minggu aku bisa bersua dengan anak dan istriku. 

Suatu malam di hari Jumat akhir bulan Agustus, disaat aku sedang rapat dengan panitia pembangunan kantor NU, tiba tiba teleponku berdering mengabarkan saat ini istri sedang dirawat di RS. Prima Husada Singosari, Jlegh... Hatiku berdetak kencang apakah sudah waktu ia melahirkan, akhirnya tanpa ba-bi-bu, di pagi buta sebelum adzan subuh berkumandang, aku susul ia di Rumah Sakit, terlihat wajah sumringah dan ceria istriku saat melihat kedatanganku, akhirnya ia tumpahkan semua keluh kesah dan semua perasaannya kepadaku, ia berujar Nyuwun ngapunten nggih Mas, nggih jawabku perlahan. Tiga hari juga ia beristirahat di Ruang perawatan ibu ibu hamil tersebut, hingga di hari general cek up dengan menggunakan USG, dokter mengkhawatirkan jumlah air ketuban yang semakin menipis, karena bisa membahayakan ibu dan juga janin d kandungannya, dokter meyakinkan kami bahwa kondisi janin dalam kondisi normal, namun dljika dilihat dari usia kehamilan sebenarnya ia masih sangat muda yaitu 7 bulan, namun mempertimbangkan air ketuban yang menipis maka di sarankan untuk dilahirkan meski prematur. 
Namun untuk sementara waktu istriku dipersilahkan untuk istirahat terlebih dahulu, jika sewaktu-waktu air ketubannya mrembes lagi maka disarankan untuk periksa dan jika dimungkinkan agar segera dilahirkan.

Dengan perasaan gontai dan tak menentu, akhirnya istriku kembali pulang kerumah ibu mertua, masih sama dengan hasil pemeriksaan dua rumah sakit sebelumnya, namun rumah sakit yang terakhir ini memberikan sedikit pencerahan dan positif thinking, sedikit tenang rasannya dan akhirnya seperti yang sudah sudah, istriku harus beristirahat dengan total, seharian ia Hanya tidur dan tidur, tidak boleh beraktifitas apapun, ada sebuah dialog yang cukup membuatku iba pada istriku, selama kami menikah, belum pernah rasanya aku di sambati sampe menangis seperti itu, karena ia bukan tipikal wanita cengeng dan gampang sambat, dengan lugas istriku curhat melalui WA kalo ia membutuhkan kehadiranku, membutuhkan doronganku sebagai suami, tolong tinggalkan semua kegiatan dirumah untuk mendampingi nya, ia sangat kesepian meski banyak orang disekitarnya, tersentak dan merasa bersalah aku kepadanya, dan dengan tekat kuat aku mengajukan permohonan izin untuk semua jenis kegiatan mulai sekolah, NU, kegiatan penyuluh dan lain sebagainya. 

Akhirnya hari itu tiba, di hari Rabu pagi awal bulan September 2019 air ketuban yang selama ini di tahan agar tidak keluar dari rahim istriku sepertinya tak mampu ia tahan, banyak air ketuban yang keluar, dan akhirnya dengan tekat kuat dan restu ibu ku dan ibu mertua kami yakinkan untuk melahirkan bayi yang ada didalam rahim istriku, dengan segala resiko yang ada, ya segala resiko yang ada. Dan setelah melalui pemeriksaan yang berkala dan intensif, dokter memberikan rekomendasi dan izin untuk melahirkan bayi kami, 

Gontai dan kacau perasaan kami, hingga mulutku tak pernah lepas dari bacaan Sholawat, karena inilah akhir dari semua ujian yang sedang kami alami ini, selama sebulan lebih perasaan kamu seperti terombang ambing, disiksa oleh ketidak pastian. Dan setelah mendapatkan beberapa obat perangsang untuk ibu yang melahirkan, istriku mulai merasakan kontraksi, mulai jam 4 sore hingga jam 7 malam ia sesekali merasakan sakit yang luar biasa hingga akhirnya pada pukul 8 malam ia seperti merasakan rasa sakit yang hebat, aku yakinkan agar sabar dan tenang, karena prediksi perawat bayi akan lahir sekitar tengah malam, namun istriku mengatakan jika ia tak mampu menahan, dengan cepat aku panggil perawat jaga dan bilang kondisi istriku yang sedang kesakitan hebat, ketika aku dan perawat tiba, kami d kejutkan dengan kondisi sang bayi yang hampir keluar, terlihat istriku yang sedang mengejang dan kesakitan yang luar biasa, dan alhamdulillaaah....
Seorang bayi keluar dengan proses yang normal sangat normal sekaligus sangat cepat, setelah anakku bisa terlahir dengan normal, dengan lirih aku berujar pada perawat, laki laki apa perempuan Bu?... Alhamdulillah laki laki pak...
Alhamdulillaaaaaahhhh.... Pekik ku... 
Subhanallah, walhamdulillah Wallahu Akbar...
Selamat datang anakq...
MUHAMMAD AL FALAH NAWAWI


Selasa, 20 Agustus 2019

KETIKA DAN TATKALA AKU TERPASUNG

Sudah sebulan ini jalan hidupku terlunta lunta, tersiksa dan tak tau menahu harus apa dan harus bagaimana, sungguh bingung aku dibuatnya.

Pontang panting diriku mencoba mensibak badai ini, bukan hanya raga yang letih dan lelah, tapi juga jiwaku terombang ambing  ketidak pastian, semua hal seperti menyiksaki secara bergantian.

Tak mungkin aku

Senin, 27 Mei 2019

BENTENGI MILENIAL DENGAN WEBSITE NU

Maraknya faham radikalisme di kalangan remaja, membuat banyak kalangan menjadi miris, terlebih kalangan Ulama sebagai benteng terakhir pengawal nilai nilai NKRI Harga Mati.

Dengan berbagai upaya dan cara, di laksanakan lah pelbagai cara untuk memperkuat sendi sendi pemersatu bangsa dj kalangan para pemuda, salah satu upaya yang dilaksanakan adalah pengkaderan jiwa jiwa muda dalam Nahdlatul Ulama

Selasa, 30 Januari 2018

PRESENTASI TUGAS SBK KELAS 9

Presentasi siswa siswi kelas 9 MTs Annur Sawahan Turen, pada hati Selasa 23 Januari 2018

Kamis, 21 September 2017

AGENDA KARNAVAL SEPTEMBER

TER UPDATE
Jadwal Karnaval Suroan dan Festival Tahunan 2017
Wilayah Malang Raya

By www.arifnoer.blogspot.com

21 September- Banjarrejo - Pagelaran
21 September- Wonosari - Gunung Kawi
23 & 24 September - Lowokjati Baturetno Singosari
24 September- Mergosono - Kota Malang
24 September- Tlogowaru - Kota Malang
24 September- Mulyoasri - Ampelgading
24 September- Kepatihan Pamotan - Dampit
24 September- Ardimulyo - Singosari
24 September- Bulukerto - Kota Batu
21 September- Balearjosari - Kota Malang
24 September- Cemorokandang - Kota Malang
24 September- Jatisari - Tajinan
27 September- Songgoriti - Kota Batu
28 September- Karanganyar -Poncokusumo
28 September- Sawahan - Turen 
30 September- Lesanpuro - Kota Malang
30 September- Pidek - Gondanglegi
30 September- Kemulan - Turen
30 September- Tunjungsari - Bantur
01 Oktober- Putat Kidul - Gondanglegi
01 Oktober- Codo - Wajak
01 Oktober- Pandanrejo - Wagir
01 Oktober- Mendalanwangi - Wagir
04 Oktober- Jatiguwi - Sumberpucung
04 Oktober- Pandanlandung - Wagir
07 Oktober- Wonokerto - Bantur
08 Oktober- Arjosari - Kalipare
08 Oktober- Polowijen - Kota Malang
08 Oktober- Pajaran - Poncokusumo
08 Oktober- Merjosari - Kota Malang
08 Oktober- Kenongo (Sumbersuko) - Wagir
11 Oktober - Pesona Gondanglegi Star MAN Gondanglegi (Putat Lor) Finish Kantor Kecamatan Gondanglegi

Selasa, 05 September 2017

TUGAS SBK KELAS 8 MTs ANNUR

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Selamat Datang di Blog pribadi saya, bagi kalian kelas 8 silahkan simak keterangan di bawah ini, kerjakan tugas yang saya berikan. diharapkan pada pertemua minggu depan kalian sudah bisa mengumpulkan semua tugas dan mempresentasikan semua tugas di depan kelas. Bagi kalian yang tidak mengumpulkan tugas tanpa alasan yang jelas maka tidak di perkenankan mengikuti jam pelajaran saya. Insya Allah minggu depan pelajaran SBK akan bertempat di ruang Lab. Bahasa untuk membahas pembagian Seni Rupa.

Tugas untuk kelas 8 adalah : 
carilah contoh gambar atau lukisan yang berkaitan dengan materi pembelajaran kita, yaitu 
1. Gambar Simetris
2. Gambar Asimetris
3. Gambar Sentral
Masing-masing contoh gambar minimal berjumlah 2 gambar, semuanya di tata rapi di kertas volio atau lertas F4. kemudian di print (Boleh warna atau hitam putih)
Contoh Gambar Simetris


Silahkan kerjakan tugas SBK dengan baik, agar mendapatkan Nilai yang Maksimal

Terima kasih atas perhatiannya.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb












Senin, 04 September 2017

TUGAS KELAS 9 MTs ANNUR

TUGAS MATA PELAJARAN SBK KELAS 9
Untuk melengkapi nilai pelajaran SBK, seluruh Siswa kelas 9 di harapkan membuat tugas Kreasi Tulisan Grafiti dengan bahan dasar kertas Asturo untuk lebih jelasnya silahkan baca keterangan di bawah ini :

A. Bahan Tugas
1. Kertas Asturo 3 lembar (warna beda)
2. Lem kertas (Glukol)
3. Gunting kertas
4. Penggaris

B. Pembagian Tugas
Dalam pembagian tugas, setiap kelompok wajib membuat kreasi tulisan dengan bahan dasar kertas Asturo, setiap kelompok dengan kelompok lainnya berbeda tulisannya, sehingga di harapkan bisa bersaing untuk mendapatkan kreasi terbaik dan Minggu depan akan dipresentasikan.
Adapun pembagian Tugas adalah
Kelompok 1 membuat tulisan "KEAMANAN"
Kelompok 2 membuat tulisan "KETERTIBAN"
Kelompok 3 membuat tulisan "KEINDAHAN"
Kelompok 4 membuat tulisan "KEBERSIHAN"
Kelompok 5 membuat tulisan "KEKELUARGAAN"

C. PRESENTASI
Setiap kelompok wajib mempresentasikan hasil tugasnya di depan kelas Minggu depan atau hari Selasa tanggal 26 September 2017. Jika pada tanggal tersebut tidak dapat mempresentasikan hasil kelompok nya maka seluruh anggota kelompok akan menjadi mendapatkan sanksi dari Guru SBK

D. PEMBAGIAN KELOMPOK KELAS 9 C
Kelompok 1
Lina
Mawar Dani
Lela#
Uslifatul
Yulia
Kelompok 2
Vina
Rohmah
Naza
Endri
Aziz #
Kelompok 3
Dicky
Adit #
Dimas

# = Ketua Kelompok

Kamis, 02 Februari 2017

KREASI LAMPU HIAS DARI STIK ES CREAM

Ini adalah hasil karya dari anak Didik saya kelas 9 MTs Annur, bahan yang d gunakan adalah Stik es krim, lem, kabel, lampu dan jek listrik

Sabtu, 31 Desember 2016

SAAT BIDADARIKU HADIR

Anakku, aku buat catatan ini, agar engkau kelak membacanya dan mengerti proses ia hadir di dunia

02.30
Aku dibangunkan istriku karena perutnya yang sakit melilit, tulang belakang dan leher terasa sakit, aq bantu dengan pijatan pijatan ringan di punggung, Hingga ia merasa nyaman dan melanjutkan tidur.

03.30
Ia kembali bangun, kali ini ia bilang ada cairan jernih yang kental keluar, aq dan istri sama sama bingung apakah ini ketuban ataukah cairan biasa. Aq merasa ini saatnya, aq bantu meringankan dengan memberikan minuman. Air putih dan sesendok madu murni

05.01
Usai sholat subuh Aq bergegas mengantar istriku menuju ke bidan langganan keluarga, untuk melakukan pemeriksaan, setibanya di klinik Bidan tersebut awalnya pembantu bidan bilang, bahwa kemungkinan ini hanyalah keputihan biasa, namun setelah di periksa secara intensif oleh bu Bidan, ternyata istriku sudah masuk tahap Pembukaan 1. Seketika itu aq panik dan tak tau apa yang harus aku lakukan, lantas aku pamit sebentar kepada istriku, sembari mengembalikan mobil yang aku bawa, sambil mengambil keperluan persiapan melahirkan.

10.20
Setelah menunggu hampir 4 jam lamanya, tetapi tetap saja tidak ada perubahan, istriku hanya tergolek lemas, hanya sesekali merasakan nyeri di perutnya, tiba-tiba saat itu ibu mertuaku hadir memberikan Do'a restu nya, sambil beruraian Air mata, beliau mendampingi istriku

14.29
Entah ada apa ini, hingga saat ini pembukaan masih satu saja, dari alasan yg di kemukakan ibu bidan, istriku lapisan pelindung bayi telah sobek dan pecah, sehingga harus didorong keluar, sebab jika di biarkan maka akan membahayakan bagi janin bayi, entah aq manut mawon, yg jelas saat ini aq udah ga enak bersikap, Mules n mumet semua menyatu, saat itulah kakak iparku hadir, memberikan suport agar tetap bertahan, meski awalnya Bidan memberikan rekomendasi agar istriku dibawa ke Rumah Sakit, tapi akhirnya diurungkan dan bersiap melakukan persalinan secara normal. Bidan memberikan semacam obat perangsang agar memudahkan persalinan, akhirnya kontraksi semakin intens, tiap menit rasa sakit terlihat mencengkeram nya. Ta tega melihat nya.

15.30
Rintihan sakit saling bersahutan, menunjukkan betapa menderitanya ia, air mata tak henti-hentinya berkibar cucuran, jujur andaikata boleh memilih, aq sementara ingin keluar dulu, agar tak mendengar dan melihat ia begitu menderita, bukan karena aq tak peduli, namun aq tak tega melihatnya merana sedemikian rupa. Ya Allah sakit nian rupanya, apalagi ini adalah kelahiran yang pertama, tentunya rasa sakitnya amat terasa. Akhirnya meski hati terasa tercabik cabik, aq kuatkan mental dan hati untuk mendampingi nya di segala kondisi dan suasana, aq teguhkan ia agar mampu bertahan dalam perjuangan hidup dan mati

17.00
Tak tanggung-tanggung, tiga orang saudara-saudara istri ku yang membantu proses melahirkan ini, semua naik keatas ranjang persalinan, ibarat pergulatan jagoan dunia persilatan atau serial pertarungan Smack Down, semua saling berdoa sekuat tenaga, agar berjalan dengan lancar. Istriku terlihat betul-betul payah, Nafasnya tersengal-sengal dan keringat dingin terus bercucuran. Masya Allah, benar benar perjuangan hidup dan mati.

17.54
Tepat jelang adzan magrib berkumandang, Bu Bidan berkata memberikan instruksi, sedikit lagi... Ayoo.. ndak usah di tahan, tarik nafas dalam-dalam dan keluarkan semua tenaga. Dan akhirnya tepat disaat adzan Magrib berkumandang, sesosok bayi mungil yang masih tersambung ari-arinya, telah berada dalam gendongan Ibu Bidan, air mataku langsung bercucuran deras, Subhanallah, tak terkira bahagia ku disaat itu, aku cium tangan istriku sembari berucap, terimakasih sayangku... Usai di potong ari-arinya, anaku langsung ditempatkan di atas gendongan istriku, konon agar terikat batin. Aq tak mau kemesraan kedua bidadari ku ini, sambil aku lantunkan adzan di telinga kanannya dan iqomah di telinga kirinya. Masya Allah, lengkap sudah kebahagiaan ku saat ini. Istri cantik jelita dan putriku yang mempesona.

"Wahai manusia nikmat apa yang engkau ingkari dari tuhanmu, sedangkan semua nikmat berasal dan datang dari tuhanmu.."

Aku Mencintaimu Istriku

Pipit ku....
Sosok kesederhanaan dalam balutan keanggunan seorang wanita, tidak mengagungkan keangkuhan meski banyak potensi yang ia punya, sungguh anugerah tak terhingga yang aku miliki, disaat aku berlumur dosa, tapi Allah memberikan aku pengingat penuntun dan pembawa kesejukan...
Istriku...
Maafkan atas semua kesalahan dan ke khilafanku nggih... Aq mencintai mu