Presentasi siswa siswi kelas 9 MTs Annur Sawahan Turen, pada hati Selasa 23 Januari 2018
Selasa, 30 Januari 2018
Kamis, 21 September 2017
AGENDA KARNAVAL SEPTEMBER
TER UPDATE
Jadwal Karnaval Suroan dan Festival Tahunan 2017
Wilayah Malang Raya
21 September- Banjarrejo - Pagelaran
21 September- Wonosari - Gunung Kawi
23 & 24 September - Lowokjati Baturetno Singosari
24 September- Mergosono - Kota Malang
24 September- Tlogowaru - Kota Malang
24 September- Mulyoasri - Ampelgading
24 September- Kepatihan Pamotan - Dampit
24 September- Ardimulyo - Singosari
24 September- Bulukerto - Kota Batu
21 September- Balearjosari - Kota Malang
24 September- Cemorokandang - Kota Malang
24 September- Jatisari - Tajinan
27 September- Songgoriti - Kota Batu
28 September- Karanganyar -Poncokusumo
28 September- Sawahan - Turen
30 September- Lesanpuro - Kota Malang
30 September- Pidek - Gondanglegi
30 September- Kemulan - Turen
30 September- Tunjungsari - Bantur
01 Oktober- Putat Kidul - Gondanglegi
01 Oktober- Codo - Wajak
01 Oktober- Pandanrejo - Wagir
01 Oktober- Mendalanwangi - Wagir
04 Oktober- Jatiguwi - Sumberpucung
04 Oktober- Pandanlandung - Wagir
07 Oktober- Wonokerto - Bantur
08 Oktober- Arjosari - Kalipare
08 Oktober- Polowijen - Kota Malang
08 Oktober- Pajaran - Poncokusumo
08 Oktober- Merjosari - Kota Malang
08 Oktober- Kenongo (Sumbersuko) - Wagir
11 Oktober - Pesona Gondanglegi Star MAN Gondanglegi (Putat Lor) Finish Kantor Kecamatan Gondanglegi
Selasa, 05 September 2017
TUGAS SBK KELAS 8 MTs ANNUR
2. Gambar Asimetris
3. Gambar Sentral
Masing-masing contoh gambar minimal berjumlah 2 gambar, semuanya di tata rapi di kertas volio atau lertas F4. kemudian di print (Boleh warna atau hitam putih)
![]() |
| Contoh Gambar Simetris |
Silahkan kerjakan tugas SBK dengan baik, agar mendapatkan Nilai yang Maksimal
Terima kasih atas perhatiannya.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb
Senin, 04 September 2017
TUGAS KELAS 9 MTs ANNUR
TUGAS MATA PELAJARAN SBK KELAS 9
Untuk melengkapi nilai pelajaran SBK, seluruh Siswa kelas 9 di harapkan membuat tugas Kreasi Tulisan Grafiti dengan bahan dasar kertas Asturo untuk lebih jelasnya silahkan baca keterangan di bawah ini :
A. Bahan Tugas
1. Kertas Asturo 3 lembar (warna beda)
2. Lem kertas (Glukol)
3. Gunting kertas
4. Penggaris
B. Pembagian Tugas
Dalam pembagian tugas, setiap kelompok wajib membuat kreasi tulisan dengan bahan dasar kertas Asturo, setiap kelompok dengan kelompok lainnya berbeda tulisannya, sehingga di harapkan bisa bersaing untuk mendapatkan kreasi terbaik dan Minggu depan akan dipresentasikan.
Adapun pembagian Tugas adalah
Kelompok 1 membuat tulisan "KEAMANAN"
Kelompok 2 membuat tulisan "KETERTIBAN"
Kelompok 3 membuat tulisan "KEINDAHAN"
Kelompok 4 membuat tulisan "KEBERSIHAN"
Kelompok 5 membuat tulisan "KEKELUARGAAN"
C. PRESENTASI
Setiap kelompok wajib mempresentasikan hasil tugasnya di depan kelas Minggu depan atau hari Selasa tanggal 26 September 2017. Jika pada tanggal tersebut tidak dapat mempresentasikan hasil kelompok nya maka seluruh anggota kelompok akan menjadi mendapatkan sanksi dari Guru SBK
D. PEMBAGIAN KELOMPOK KELAS 9 C
Kelompok 1
Lina
Mawar Dani
Lela#
Uslifatul
Yulia
Kelompok 2
Vina
Rohmah
Naza
Endri
Aziz #
Kelompok 3
Dicky
Adit #
Dimas
# = Ketua Kelompok
Sabtu, 08 Juli 2017
Kamis, 02 Februari 2017
KREASI LAMPU HIAS DARI STIK ES CREAM
Ini adalah hasil karya dari anak Didik saya kelas 9 MTs Annur, bahan yang d gunakan adalah Stik es krim, lem, kabel, lampu dan jek listrik
Sabtu, 31 Desember 2016
SAAT BIDADARIKU HADIR
Anakku, aku buat catatan ini, agar engkau kelak membacanya dan mengerti proses ia hadir di dunia
02.30
Aku dibangunkan istriku karena perutnya yang sakit melilit, tulang belakang dan leher terasa sakit, aq bantu dengan pijatan pijatan ringan di punggung, Hingga ia merasa nyaman dan melanjutkan tidur.
03.30
Ia kembali bangun, kali ini ia bilang ada cairan jernih yang kental keluar, aq dan istri sama sama bingung apakah ini ketuban ataukah cairan biasa. Aq merasa ini saatnya, aq bantu meringankan dengan memberikan minuman. Air putih dan sesendok madu murni
05.01
Usai sholat subuh Aq bergegas mengantar istriku menuju ke bidan langganan keluarga, untuk melakukan pemeriksaan, setibanya di klinik Bidan tersebut awalnya pembantu bidan bilang, bahwa kemungkinan ini hanyalah keputihan biasa, namun setelah di periksa secara intensif oleh bu Bidan, ternyata istriku sudah masuk tahap Pembukaan 1. Seketika itu aq panik dan tak tau apa yang harus aku lakukan, lantas aku pamit sebentar kepada istriku, sembari mengembalikan mobil yang aku bawa, sambil mengambil keperluan persiapan melahirkan.
10.20
Setelah menunggu hampir 4 jam lamanya, tetapi tetap saja tidak ada perubahan, istriku hanya tergolek lemas, hanya sesekali merasakan nyeri di perutnya, tiba-tiba saat itu ibu mertuaku hadir memberikan Do'a restu nya, sambil beruraian Air mata, beliau mendampingi istriku
14.29
Entah ada apa ini, hingga saat ini pembukaan masih satu saja, dari alasan yg di kemukakan ibu bidan, istriku lapisan pelindung bayi telah sobek dan pecah, sehingga harus didorong keluar, sebab jika di biarkan maka akan membahayakan bagi janin bayi, entah aq manut mawon, yg jelas saat ini aq udah ga enak bersikap, Mules n mumet semua menyatu, saat itulah kakak iparku hadir, memberikan suport agar tetap bertahan, meski awalnya Bidan memberikan rekomendasi agar istriku dibawa ke Rumah Sakit, tapi akhirnya diurungkan dan bersiap melakukan persalinan secara normal. Bidan memberikan semacam obat perangsang agar memudahkan persalinan, akhirnya kontraksi semakin intens, tiap menit rasa sakit terlihat mencengkeram nya. Ta tega melihat nya.
15.30
Rintihan sakit saling bersahutan, menunjukkan betapa menderitanya ia, air mata tak henti-hentinya berkibar cucuran, jujur andaikata boleh memilih, aq sementara ingin keluar dulu, agar tak mendengar dan melihat ia begitu menderita, bukan karena aq tak peduli, namun aq tak tega melihatnya merana sedemikian rupa. Ya Allah sakit nian rupanya, apalagi ini adalah kelahiran yang pertama, tentunya rasa sakitnya amat terasa. Akhirnya meski hati terasa tercabik cabik, aq kuatkan mental dan hati untuk mendampingi nya di segala kondisi dan suasana, aq teguhkan ia agar mampu bertahan dalam perjuangan hidup dan mati
17.00
Tak tanggung-tanggung, tiga orang saudara-saudara istri ku yang membantu proses melahirkan ini, semua naik keatas ranjang persalinan, ibarat pergulatan jagoan dunia persilatan atau serial pertarungan Smack Down, semua saling berdoa sekuat tenaga, agar berjalan dengan lancar. Istriku terlihat betul-betul payah, Nafasnya tersengal-sengal dan keringat dingin terus bercucuran. Masya Allah, benar benar perjuangan hidup dan mati.
17.54
Tepat jelang adzan magrib berkumandang, Bu Bidan berkata memberikan instruksi, sedikit lagi... Ayoo.. ndak usah di tahan, tarik nafas dalam-dalam dan keluarkan semua tenaga. Dan akhirnya tepat disaat adzan Magrib berkumandang, sesosok bayi mungil yang masih tersambung ari-arinya, telah berada dalam gendongan Ibu Bidan, air mataku langsung bercucuran deras, Subhanallah, tak terkira bahagia ku disaat itu, aku cium tangan istriku sembari berucap, terimakasih sayangku... Usai di potong ari-arinya, anaku langsung ditempatkan di atas gendongan istriku, konon agar terikat batin. Aq tak mau kemesraan kedua bidadari ku ini, sambil aku lantunkan adzan di telinga kanannya dan iqomah di telinga kirinya. Masya Allah, lengkap sudah kebahagiaan ku saat ini. Istri cantik jelita dan putriku yang mempesona.
"Wahai manusia nikmat apa yang engkau ingkari dari tuhanmu, sedangkan semua nikmat berasal dan datang dari tuhanmu.."
Aku Mencintaimu Istriku
Pipit ku....
Sosok kesederhanaan dalam balutan keanggunan seorang wanita, tidak mengagungkan keangkuhan meski banyak potensi yang ia punya, sungguh anugerah tak terhingga yang aku miliki, disaat aku berlumur dosa, tapi Allah memberikan aku pengingat penuntun dan pembawa kesejukan...
Istriku...
Maafkan atas semua kesalahan dan ke khilafanku nggih... Aq mencintai mu
Rabu, 12 Oktober 2016
SETAHUN PERJALANAN
Alhamdullilah, genap setahun perjalanan kisah cinta ini, genap setahun aq bersanding dengan wanita cantik ini, dan genap setahun sudah lika-liku perjalanan rumah tangga kami jalani. Suka dan duka seakan berjalan beriringan membayangi langkah kami berdua, namun sepertinya lebih banyak sukanya ketimbang dukanya, maklum saja... Masih pengantin baru, semua terasa indah....
Jujur saja, disaat-saat yang hening, kala ia terpejam setelah seharian beraktivitas, aku pandangi wajahnya yang Ayu, cantik... Sungguh cantik istriku, meski tanpa balutan make up pun ia tetap cantik, beruntung nian aku menjadi suaminya. Entah berapa kali aku merayunya dengan kalimat kalimat romantis, tapi seketika itu juga ia hanya bilang dengan santai, nggih matur suwun "hadza minfadli Robbi..." sambil nyengir menggoda.
Ah perjalanan hidup itu memang amat susah ditebak arahnya, apalagi jika kita membahas tentang jodoh, maka tak ada satupun piranti canggih yang sanggup menguak garis jodoh kita kelak. Begitu juga kisah jodohku, aku dan istriku sama-sama tak mengenal diantara satu dan yang lain.... Kami hanya percaya bahwa ini adalah jawaban do'a-do'a kami, meski jujur mawon, di awal awal kami membina rumah tangga, kami tak merasakan indahnya bulan madu, kami tak merasakan jatuh cinta. Entah kenapa... Yang jelas kami masih sama-sama berusaha mengenal dan memahami pasangan kami, meski latar belakang yang sama-sama pesantren, ternyata bukan jaminan mempercepat dan mempermudah komunikasi. Namun Alhamdulillah, berkat kesabaran kami masing-masing dan Do'a orang tua juga guru-guru kami terbukalah pintu hatiku dan hatinya, kini hati kami saling bertaut, saling merindukan dan saling mencintai.
Subhanallah... Sungguh istimewa drama percintaan kami, tanpa diawali dengan percintaan bahkan di mulakan dengan paksaan, kisah cinta ini justru bergulir dengan indah, Alhamdulillah... Saat aku tulis kisah iniSWT. Kami sedang harap harap cemas, menantikan kehadiran si buah hati, yang sedang bersembunyi cantik di rahim istriku, dia sudah berumur 6 bulan. Doakan ia dan ibunya sehat dan selamat, dan tetap dalam lindungan Allah SWT.
Jumat, 24 Juni 2016
Selasa, 24 Mei 2016
CANTIKNYA ISTRIKU
Tujuh purnama sudah aku dan istriku lewati masa-masa awal membina rumah tangga, jujur saja hingga tulisan ini aku buat, aku masih tak percaya jika aku sudah punya istri, sesekali aku mencuri pandang terhadap wajahnya yang manis, aku bertanya kepada diriku sendiri, benarkan gadis manis ini istriku, ternyata jawabannya tetap, gadis bermata indah ini adalah benar-benar istriku.
Subhanallah, sungguh beruntung tiada rugi diriku, bisa bersanding selamanya dengan dia, parasnya yang elok, pekertinya yang santun, keilmuannya yang tinggi, hingga sifat qona'ahnya yang tiada terkira, membuat diriku selalu jatuh cinta di setiap waktu.
Meskipun di dua purnama awal adalah masa-masa terberat dalam hidup kami, namun aku yakin ini adalah proses menemukan jati diri pernikahan yang dilandasi iman, taqwa juga cinta, ya cinta... Karena bagaimanapun sebuah mahligai rumah tangga akan menjadi pincang jika cinta bertepuk sebelah tangan, sama halnya dengan aku, butuh waktu hingga 3 purnama untuk bisa menyatukan hati ini, tapi aku tak patah arang karena tak mungkin aku temukan sosok sebaik ini di wanita lain, oleh karenanya harus aku pertahankan sekuat tenaga dan kesabaran harus ekstra.
Kesabaranku berbuah manis, sedikit demi sedikit terbukalah tabir keindahan cinta, hati kami saling berpaut, cinta, rindu, asmara, berbunga dan ribuan sanjungan cinta, menggelora di segenap jiwa. Aku seperti baru merasakan sebenarnya pengantin baru, yaaa setelah 3 bulan baru kurasakan nikmatnya menjadi suami dan istri...
Kini disaat-saat hening seperti ini, aku tatap wajah istriku dalam-dalam, aku amati tanpa bosan, sambil berguman dalam hati "Subhanallah, cantik nian istriku ini...."
Jumat, 06 November 2015
SATU PURNAMA BERSAMA DIA
Alhamdulillah...
Alhamdulillah...
Alhamdulillah...
Sujud syukur ku tersembahkan kehadlirat Ilahi robbi, atas segala nikmat yang aku reguk disaat ini dan semua anugerah keindahan yang kurasakan disaat ini.
Setelah sebulan lamanya tak ku sentuh "buku harian" ini, akhir nya ingin ku isi lagi dengan pengalaman yang kulewati, akan kucoba uraikan sedikit Tentang momen terindahku sebelum, sesudah dan disaat acara berlangsung...
SEBELUM
Sehari sebelum pelaksanaan pernikahan, adalah sebuah pengalaman yang paling mendebarkan dalam hidupku, tak pernah aku alami sebuah fase nervous yang sedemikian tingginya, aku betul-betul seperti bukan diriku, yang mudah panik, perut mules, malas makan dan mudah ngelamun, hingga yang paling detail pun aku merasa kacau, untunglah semua sudah tertata rapi dan persiapan sudah berjalan dengan baik sehingga semua tingga eksekusi saja. Mulai dari terop, sound, konsumsi dan undangan semua sudah tersusun dengan baik. Ini semuanya didukung sama kekompakan keluargaku dan dukungan dari para kolega dan sahabatku...
Entahlah, tapi begitu besar dukungan moral dan juga material dari mereka membuat aku terharu, apalagi disaat mereka berkata "awakmu iku sing paling sregep ngewangi dulur lan kancane, saiki gantian awakmu sing ta ewangi..." matur suwun dulur. Sehingga disaat malam jelang hari H, kemeriahan tampak begitu terasa karena semua berkumpul di rumahku, canda tawa dan suka menghiasi semua sudut rumah ku. Apalagi dikala para sedulur laki laki berkumpul di depan rumah menghiasi mobil pengantin, semua tampak gembira dan bahagia sehingga mobilnya mas imam jadi tampak unik dan keren.
PADA SAAT PELAKSANAAN
pagi buta sekitar pukul 2 dini hari, aku terjaga dari tidurku, bukan karena aku terganggu sepi dan hening, tapi justru Karena aku gelisah, takut dan sepi. Aku susuri semua sudut rumahku, terlihat berantakan dan ga karuan, juga terlihat saudara dan family semua terkapar kelelahan, semua demi aku... Ya Allah begitu besar pengorbanan mereka demi membahagiakan aku, lalu aku ambil air wudlu dan kuteruskan dengan qiyamul lail, sholat tahajud, hajat dan witir. Lama nian sholatku kali ini... Sepertinya hati ku benar benar gusar tiada tara, hari yang selama ini aku tunggu selama ini ada didepan mata... Ya ada di depan mataku.
Selasa, 29 September 2015
SEHARI JELANG RESMI
Hari ini...
Tepat sehari sebelum ikrar ini terucap, gundah gulana tiada terkira. Semua menyatu menjadi satu panik dan bahagia seakan bergantian menari. Aku takut sekaligus bangga, masa lajangku aku tuntaskan dengan baik, meski umur terbilang udzur namun tak apa daripada tidak sama sekali.
Apakah perasaan seperti ini yang melanda setiap calon pengantin baru... Berarti sungguh tersiksa batin dan perasaannya... Karena di landa kecemasan dan kepanikan yg luar biasa, tensi jantung yang selalu kencang, kadar emosi yg selalu meninggi hingga konsentrasi yang kerap kali pudar.
Namun konon katanya, semua akan terbayarkan esok hari, disaat malam menjelang dan halal menjadi hak kita, disaat itulah surga dunia benar-benar kita rengkuh dan kita miliki, katanya sih aq juga ga tau karena sekarang masih jam 2 siang, besok malam baru aku buktikan kata orang2 tersebut...
Pipit... Aku datang cintaku...
Sabtu, 05 September 2015
Rabu, 02 September 2015
KETIKA MENUNGGU HALAL
Kurang satu purnama lagi, bidadari yang selama ini aku tunggu dan aku nantikan akan benar-benar hadir dalam kehidupanku, takut, mules, pusing, bahagia, tawa dan juga canda, menyatu dalam fenomena indah. Berdebar sudah pasti karena tak kuduga penantian dari setengah kehidupanku kini hadir dan benar2 ada dalam kenyataan.
Berbagai nasehat dan petuah menghujaniku, seakan semua peduli akan masa depanku, mulsi trik dan tips menghadapi malam pertama, hingga bisnis dan usaha apa yang dapat aku jalankan dan lakukan pasca menikah kelak.
Ha ha ha...
Indah dan unik... Aku hargai dan aku apresiasi semua nasehat nasehat itu, itu membuktikan jiks mereka peduli dan sayang padaku. Terima kasih kawanku, matur suwun dulurku... Tp Sementara biarlah aku nikmati indahnya asmara ini dengan caraku, dengan gayaku, karena hanya dengan ini aku bisa memuaskan hasratku dan aku bisa memenuhi cintaku. Aku mencintainya lebih dari yang kalian kira.
Minggu, 16 Agustus 2015
KEMERDEKAAN
Hari ini tepat 70 tahun negeri ini merayakan kemerdekaan, gegap gempita terdengar diseluruh penjuru negeri, rasa syukur dan bahagia menghinggapi semua komponen negeri, pelbagai acara di wujudkan sebagai bentuk kecintaan pada republik ini.
Ada yang beda pada semarak Dirgahayu Indonesia kali ini, ada binar-binar dan rona kebahagiaan yang menyeruak dari kalbuku, hadirnya seorang Wanita cantik nan anggun yang membebaskan aku dari belelenggu penjajahan kesedirian, kungkungan dan siksaan tanpa cinta.
Meski tanpa kata dan cerita, hasrat dan angan kami menyatu sebagai mana ruh dan kebersamaan seluruh rakyat negeri ini menyambut kemerdekaan. Harapan dan do'a senantiasa terpanjat kehadliratNya agar negeri ini senantiasa menjadi negeri yang Badatun toyyibun wa ghafur plus pernikahan yang sakinah mawaddah wa rahmah. Amin ya rabb
Rabu, 12 Agustus 2015
AKU MERINDUKANMU
Hari ini tepat 50 hari jelang ikrar suci terucapkan, jujur aku masih gamang dan bingung apakah yang harus lakukan, antara sikap dan sifat seperti menari-nari dengan lantang menertawakanku, aku terlalu mahir mengolah kata, namun aku tak pandai bersikap dan ber tindak.
Kemanakah kelincahanku saat mengolah kegiatan dan dimanakah otak cerdasku saat mencari solusi jitu atas segala keruwetan yg terjadi.
Ha ha ha
Entah dimana dan bagaimana ini, aku pasrah pada sang penata waktu akan diapakan kelak, asal aku bisa bersua berdua dan memeluknya dengan halal, agar hasrat yang terpendam bisa terpuaskan dengan halal. Dahagaku akan hilang. Meski sejengkal pun ia tak sapa aku dalam kata maupun suara, namun gelora rindu semakin menjadi dan menjadi. Aku mencintainya dan aku menyayanginya. Laila Fitriyah... Aku merindukanmu....
Kamis, 04 Juni 2015
TAK SABAR DAN BERDEBAR MENUNGGU IA HALAL BAGIKU
Sekian tahun lamanya aku menantikan saat-saat indah ini, setelah semua usaha sekaligus doa terpanjatkan kehadlirat illahi robi, beberapa hari kedepan ia akan terikat dalam lingkaran indah. Meski ikrar belum terucap secara resmi namun perasaan bahagia tengah menghampiriku, bagaimana tidak...
Setelah 35 tahun penantian akhirnya ia hadir dalam hidupku, subhanallah maha indah rencanamu Ya Allah, hingga keindahan rencana yang telah Allah gariskan aku baru menyadarinya sekarang....
Sujud syukur ku selalu disertai desah bahagia karena telah menganugerahkan seorang bidadari di kehidupanku yang tersisa.
Jika mengingat masa jahiliyyahku saat-saat aku terkepung angkara dan disaat aku suudzon kepadaNya, aku menjadi tertunduk malu dan tak berharga, karena tak sopan mempersangkakan Allah dengan tidak sopan...
Astaghfirullahaladzim...
Kini... Tiada hari dan tiada saat tanpa berdebar penuh penantian kehalalan ia bagiku karena kehadiranmu tlah kutunggu bahkan semenjak engkau tidak mengenalku dan akhirnya Allah mempertemukan kita dalam ikatan bahagia... Amien ya rabb...
Minggu, 17 Mei 2015
MEGAHNYA LIRBOYO BERSHOLAWAT
Huft...
Akhirnya kelar juga pagelaran puncak itu, sebuah pagelaran yang luar biasa besarnya. Aku katakan besar karena membutuhkan dana yang besar, kekuatan panitia yang sangat besar hingga keteguhan Jiwa yang besar. Acara tersebut bernama LIRBOYO BERSHOLAWAT, bersama Habib Syekh Bin Abdul Qodir Assegaf.
Tak tanggung-tanggung lebih dari 60 ribu orang diperkirakan hadir dalam majelis tersebut, penuh sesak namun tertib tanpa ada kekacauan yang berarti, tak pelak kesuksesan acara ini membuat banyak pihak memberikan acungan jempol kepada panitia, bahkan Gus Ipul dengan tegas menyatakan Pagelaran ini paling tertib dan ramai dibandingkan dengan pagelaran yg sama beberapa kesempatan sebelumnya.
Ada beberapa fakta menarik yang ingin saya kupas dalam pelaksanaan acara tersebut, pertama kekompakan panitia, dibandingkan dengan lembaga pendidikan lain, mungkin Pondok pesantren jauh lebih mudah manajemen komunikasinya dan tingkat kepatuhan kepada pimpinan. Hal ini yang ini yang membuat event apapun dengan mudah mereka kerjakan karena team work mereka betul-betul solid dan kompak. Semua lini bekerja dengan maksimal tanpa diembel-embeli iri dan dengki, seakan mereka telah menjiwai tugas mereka. Kedua, tirakat batin. Hal selanjutnya yang menjadi pembeda pondok pesantren dengan lembaga Formal lainnya adalah laku batin, atau secara umum dikatakan dengan berdoa. Bukan hanya doa yang dipanjatkan disaat rapat koordinasi dilakukan, namun ada moment khusus hingga membentuk team khusus yang bertugas berdoa dalan waktu tertentu agar pelaksanaan kegiatan berjalan dengan lancar. Alhasil acara super megah namun tetap mengedepankan ahlaqul karimah bisa dilaksanakan dengan sempurna nyaris tanpa kesalahan.
Aku sangat bangga menjadi bagian kesuksesan ini, meski peran ku tidak begitu vital namun paling tidak aku diberikan Kesempatan yang teramat sangat berharga untuk mewarnai kesuksesan acara tersebut. Sejak acara usai hingga tulisan ini aku buat, nalarku masih merasakan gaung yang begitu agung dari sosok Habib Syekh bin Abdul Qodir Assegaf, sehingga aku bisa katakan pagelaran kali ini sukses 300%.
Rabu, 06 Mei 2015
ALHAMDULILLAH
Sujud syukurku terhaturkan keharibaan sang Maha Adil, yang telah menanugerahkan kebahagiaan yang tiada terkira, kebahagiaan yang selama ini aku tunggu dan aku nantikan, kebahagiaan sejati dengan taburan doa dan restu.
Terima kasih duhai wanita, telah berkenan menerima cintaku, terima kasih dara, telah berkenan menerima pinanganku. Terima kasih telah sudi berkata iya meski kita tak pernah saling sapa. Terima kasih telah berkenan menerima pinanganku meski kita tak pernah bertemu.
Bismillahirrohmaniirrohiim...
Kita awali dan kita mulai perjalan kisah ini dengan doa, dengan harapan semoga langgeng, abadi dan sak lawase... Amin

